politik

Latar Belakang Lahirnya Liberalisme

Liberalisme adalah sebuah pandangan ideologi, tradisi politik, dan pandangan filsafat yang didasarkan atas pemahaman utama bahwa kebebasan hingga persamaan hal adalah suatu nilai yang sangat utama. 

Kebebasan yang dimaksud dipaham liberalisme adalah kebebasan yang dapat dirasakan oleh berbagai individu. Baik dalam bidang ilmu pengetahuan, bidang politik, bidang agama, bidang kebudayaan, bidang ekonomi, hingga kebebasan individu sebagai warga negara.

Paham liberalisme ini muncul dan mulai berkembang di abad ke 18 hingga abad ke 19. Paham liberalime ini muncul pertama kali di negara Perancis dan negara Inggris.

Pada saat itu, liberalisme muncul sebagai sesuatu gerakan yang telah dimulai pada saat masa renaissance dimana paham tersebut memperjuangkan atas kebebasan individu sebagai manusia dari kungkungan agama yang terjadi di Gereja. Waktu itu, kekuasaan gereja, bangsawan, hingga raja yang mendominasi kehidupan seluruh masyarakatnya.

Seluruh rakyat akhirnya tidak memiliki kebebasan apapun dalam hal bertindak dan berpendapat. Keadaan ini membuat tertekannya seluruh masyarakat yang akhirnya menimbulkan berbagai kritik di berbagai kalangan yang mana mereka menginginkan sebuah kehidupan yang memiliki kebebasan disemua aspek.

Di Perancis sendiri, kelahiran liberalism dilatar belakangi oleh kesenjangan dan ketimpangan yang amat mencolok di dalam negara yang mengakar sekian lamanya. Bahkan sejak abad ke 17, pemerintah negara Perancis sudah terlalu banyak dalam hal mencampuri permasalahan kebebasan dalam berekonomi dan akhirnya mengekang ekonomi-ekonomi perdagangan.

Akibat yang dirasakan akan sejarah masa lampau adalah terdapatnya perbedaan dan pemisahan yang amat sangat kentara di antar golongan. 

  • Golongan I & II , terdiri dari alim utama dan kaum bangsawan yang memiliki hak tanpa kewajiban,
  • Golongan III, terdiri dari rakyat biasa hingga kaum borjuis yang kaya raya tanpa hak namun penuh dengan kewajiban.

Latar Belakang Lahirnya Liberalisme

Golongan kaum borjuis yang akhirnya mengajak semua rakyat untuk menentang berbagai kekuasaan yang tidak terbatas yang dimiliki oleh para kaum bangsawan dan raja karena dengan pemisahan itu, mereka telah bertindak secara sewenang-wenang. Semula, yang dituntut oleh para golongan III atau kaum borjuis adalah menuntutnya kebebasan dalam berekonomi. Namun lambat laun, tuntutan itu menjadi tidak terbatas kepada bebebasan dalam bidang ekonomi, tetapi juga didalam bidang agama dan politik.

Puncaknya terjadi di tahun 1789, dimana terjadinya revolusi Perancis yang telah menjadi awal mula terbentuknya sebuah golongan liberal. Liberalisme dengan lambat laun kemudian menyebar secara luas diberbagai negara Eropa lainnya dan telah mendapatkan banyak dukungan.

Selain Perancis, awal perkembangan yang memulai paham liberalisme ini juga telah terjadi di Inggris. Paham tersebut terjadi di Abad ke 19. Saat itu raja John yang memimpin Inggris telah mengeluarkan berupa piagam “Magna Charta” yang akan menjamin masyarakatnya mengenai kebebasan hak mereka. Magna Charta telah menjadi langkah utama dalam hal pembatasan kekuasan yang absolut para Raja-Raja Inggris.

Hal ini yang akhirnya di tahun 1776 memicu 2 peristiwa amat penting didalam usahanya untuk memperjuangankan kebebasannya rakyatnya :

  • Peristiwa 1

Ditanda tanganinya sebuah deklarasi yang bernama “Declaration of Independece” yang dilakukan oleh ke 13 daerah para koloni Inggris yang terdapat di Amerika Utara. Setelah lepasnya ke 13 koloni-koloni ini dari penjajahan negara Inggris, kemudian lahirnya sebuah negara Amerika Serikat.

  • Peristiwa 2

Penerbitan sebuah buku yang berjudul The Wealth of Nations (karya Adam Smith). Isi dari buku tersebut mengenai pelarangan atas campur tangan yang dilakukan pemerintah didalam bidang ekonomi.

Yang bisa disimpulkan disini adalah jika lahirnya sebuah paham liberalisme ini karena dilatar belakangi karena jengahnya para masyarakat terhadap semua kekuasaan yang sewenang-wenang dan absolut yang dilakukan oleh semua pemimpin negara dimana rakyat dipaksa tunduk , haus akan kebebasan dan keadilan didalam berbagai aspek di kehidupan, termasuk kebebasan di bidang politik, agama, dan ekonomi.

Unsur-Unsur yang Akhirnya Mendorong Lahirnya Paham Liberalisme :

  • Perkembangan dibidang ilmu pengetahuan

Ilmu pengetahuan telah menyadarkan para masyarakat akan pentingnya potensi, baik dari potensi diri sendiri atau individu hingga potensi dalam organisasi. Yang dimaksud disini adalah negara.

  • Pemanfaatannya alat-alat teknologi

Kemudahan teknologi yang terus terjadi di waktu ke waktu telah memudahkan kita para manusia dalam hal mengelola diberbagai aspek kehidupan.

  • Perubahan sosial masyarakatnya,

Perubahan sosial ini terjadi dimana masyarakat yang mulai tidak mau terkungkung didalam pemerintahan yang sangat timpang,

  • Timbulnya kesadaran akan memperbaharui cara individu hidup

Para individu atau masyarakat mulai sadar dan akhirnya memperbaharui cara hidup mereka menjadi tindaklanjut diatas perkembangan-perkembangan akan banyaknya ilmu pengetahuan yang terjadi ditengah para masyarakat yang akhirnya hal tersebutlah yang mendorong masyarakat untuk terus merealisasikan semua potensi-potensi yang mereka semua miliki.

Liberalisme menolak adanya semua pembatasan dan telah menghendaki pertukaran gagasan secara bebas, sistem pemerintahan yang sangat transparan, hingga ekonomi pasar untuk mendukung usaha-usaha pribadi.